
GenPI.co - Ada sebuah desa hantu di Inggris bernama Tyneham, di mana waktu berhenti di tahun 1943.
Desa terpencil yang berlokasi di antara dua punggung bukit Purbeck Hills itu ditinggalkan oleh penduduknya sebelum malam Natal.
Melansir The Mirror, Minggu (29/5), sekitar 225 penduduk mengungsi dari Tyneham lantaran diambil alih untuk dijadikan kamp militer ketika Perang Dunia II berkecamuk.
BACA JUGA: Dicekik Jin, Pemburu Hantu di Inggris Kabur Ketakutan
Padahal, desa ini memiliki sejarah yang kaya dan telah digunakan oleh berbagai peradaban selama bertahun-tahun.
Bukti aktivitas manusia di daerah itu berasal dari zaman besi dan tanda-tanda kehadiran Romawi juga ditemukan.
BACA JUGA: Diam-diam, Arab Saudi Makin Mesra dengan Israel
Bahkan bangunan Gereja St. Mary di Tyneham berasal dari abad ke-15.
Ketika penduduk mengungsi dari Tyneham pada tahun 1943, seorang dari antara mereka meninggalkan pesan di pintu gereja untuk pasukan yang datang.
BACA JUGA: Cerita Horor Rintihan Mengerikan dari Headset, Ada Rasa Sakit
"Tolong perlakukan gereja dan rumah dengan hati-hati; kami telah menyerahkan rumah yang telah didiami selama beberapa generasi untuk membantu memenangkan perang untuk membebaskan manusia,” bunyi pesan tersebut.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News