
Penyanderaan terjadi sekitar pukul 05:30 waktu setempat di sebuah jembatan sepanjang 13,29 kilometer yang membentang di atas Teluk Guanabara. Jembatan ini menghubungkan Kota Niteroi dan pusat kota, Rio de Janeiro.
Si pembajak bus mengaku seorang polisi dan menjadikan seluruh 37 orang penumpang bus sebagai sandera. Dalam video, bus nampak berhenti di tengah-tengah jembatan di atas perairan. Polisi yang mendapat laporan segera menutup jembatan dan menempatkan sniper di sekitar lokasi kejadian. Pembajak mempersenjatai diri dengan pistol, taser, dan bensin.
Dalam pembajakan yang berlangsung selama empat jam itu, pembajak sempat melepaskan 6 orang namun tidak mengajukan permintaan tertentu. Pembajak lalu menyiramkan bensin ke dalam bus dan mengancam akan membakar bus. Dalam momen terakhir, si pembajak tampak turun dari bus, berdiri di depan pintu, dan melemparkan jaket ke arah polisi bersenjata, namun saat akan kembali masuk dia mendadak tersungkur ke arah dalam bus.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News