
GenPI.co - Pihak berwenang AS mengatakan, hacker Korea Utara bikin tercengang dengan aksi pencurian mata uang kripto senilai USD 620 juta bulan lalu.
Pihak berwenang AS pada Kamis (14/4) mengatakan bahwa aksi kejahatan siber itu menargetkan pemain gim Axie Infinity yang populer.
Axie Infinity sendiri adalah sebuah permainan di mana pemain dapat memperoleh kripto melalui gim atau memperdagangkan avatar mereka.
BACA JUGA: Korea Utara Menebar Ancaman Maut, Waspadai Tanggal 15 April
Peretasan itu adalah salah satu yang terbesar yang menghantam dunia kripto, menimbulkan pertanyaan besar tentang keamanan di industri tersebut.
Pencurian bulan lalu itu terjadi hanya beberapa minggu setelah pencuri menghasilkan sekitar USD 320 juta dalam serangan serupa.
BACA JUGA: Senjata Nuklir Korea Utara Menggeliat, AS Dibuat Panik!
"Melalui investigasi kami, kami dapat mengonfirmasi Lazarus Group dan APT38, pelaku cyber yang terkait dengan (Korea Utara), bertanggung jawab atas pencurian tersebut," kata FBI dalam sebuah pernyataan.
Lazarus Group menjadi terkenal pada tahun 2014 ketika dituduh meretas Sony Pictures Entertainment.
BACA JUGA: Rudal Setan Korea Utara Bikin Ketar-ketir, Presiden Korsel Marah
AKsi itu dikatakan sebagai balas dendam untuk "The Interview," sebuah film satir yang mengejek pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News