
GenPI.co - Seorang jurnalis Top asal AS tewas seketika setelah lehernya terkena pelu kala meliput peperangan di Irpin, pinggiran garis depan Kyiv, Minggu (13/3).
Dokumen-dokumen yang ditemukan di tubuh reporter Amerika Serikat itu mengidentifikasi dia sebagai Brent Renaud, jurnalis video berusia 50 tahun dari New York.
Sebuah kartu identitas New York Times termasuk di antara surat-surat itu, yang mengarah ke laporan bahwa dia bekerja untuk surat kabar itu.
BACA JUGA: Rusia Tak Bisa Mengelak Lagi, Foto Satelit Kuak Aksi Liciknya
Akan tetapi harian AS itu mengatakan dia tidak bekerja untuk itu pada saat kematiannya.
Seorang reporter lain terluka dalam insiden itu. Federasi Jurnalis Internasional mengidentifikasi reporter yang terluka sebagai fotografer Amerika Juan Arredondo.
BACA JUGA: Milisi Suriah Masuk Medan Perang, Konflik Ukraina Makin Ruwet
Korban ketiga, seorang Ukraina yang berada di mobil yang sama dengan orang Amerika, juga terluka, menurut petugas medis di tempat kejadian.
Wartawan AFP di Irpin melihat tentara sukarelawan Ukraina membawa jenazah Renaud dengan tandu ke lokasi yang lebih aman sebelum meletakkannya di tanah untuk identifikasi lebih lanjut.
BACA JUGA: Geger Temuan Lab Senjata Biologis, Presiden Ukraina Berseru Keras
Danylo Shapovalov, seorang ahli bedah yang menjadi sukarelawan untuk pertahanan teritorial Ukraina, mengatakan Renaud tewas seketika karena luka tembak di lehernya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News