
GenPI.co - Presiden baru Korea Selatan Yoon Suk-yeol menunjukkan sikap keras pada Korea Utara dengan menyebut Kim Jong Un harus diajari berperilaku.
Presiden terpilih yang menang tipis pada pemilihan Kamis (10/3) itu menyebut dirinya ingin keluar dari sikap tunduk terhadap tetangganya yang bersenjata nuklir itu.
"Jika Anda memberi saya kesempatan, saya akan mengajarinya sopan santun," katanya.
BACA JUGA: Masuk Perang Rusia dan Ukraina, Korea Selatan Beri Serangan Telak
Selama lima tahun terakhir Seoul telah menerapkan kebijakan keterlibatan dengan Pyongyang.
Negara itu menengahi pertemuan tingkat tinggi antara Kim dan presiden AS saat itu Donald Trump sambil mengurangi latihan militer gabungan AS yang dianggap Korut sebagai provokatif.
BACA JUGA: Presiden Ukraina Kukuh Berada di Kyiv, Begini tanggapan Warganya
Namun presiden terpilih Yoon Suk-yeol menyebut pendekatan tunduk ini telah menjadi kegagalan nyata.
“Pemerintahan Presiden Moon Jae-in yang akan keluar secara sukarela berperan sebagai perantara antara AS dan Korea Utara tetapi pada akhirnya dibuang oleh keduanya," kata Yoon dalam posting Facebook pra-pemilihan.
BACA JUGA: Kharkiv bagai Neraka, Kateryna Cemas kondisi Teman-temannya
Saat kampanye, Yoon mengatakan Kim adalah "anak laki-laki kasar", dan berjanji bahwa begitu dia berkuasa, dia akan membuat pemimpin Korea Utara itu keluar dari perilaku tersebut.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News