
GenPI.co - Koalisi Arab Saudi terlihat mulai ganas. Serangan total terus menghantam ke arah Yaman. Yaman betul-betul diserang habis-habisan.
Gerakan Houthi menjadi pemicu dari serangan membabibuta itu. Untuk diketahui, Houti sebelumnya meledakkan depot minyak ADNOC di UEA.
Menurut juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman Yahya Sare'e, lima rudal balistik dan sejumlah besar drone digunakan untuk melakukan serangan itu.
BACA JUGA: Penari Samba Seksi Beraksi, Wibawa Kerajaan Arab Saudi Rontok
Tiga tangki bahan bakar yang terkena drone meledak di dekat depot bahan bakar Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi (ADNOC).
Ledakan yang melanda ibu kota Uni Emirat Arab (UEA), Abu Dhabi, pada Senin (17/1/2022).
BACA JUGA: Arab Saudi Panas, Putra Mahkota Mohammed bin Salman Dicap Yahudi
Pasukan koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi murka. Serangan Houti di UEA dianggap sebagai tantangan perang.
Serangan frontal pun pecah. Koalisi Arab langsung membom ibu kota Yaman Sanaa sebagai tanggapan atas serangan yang dilakukan Houthi di UEA.
BACA JUGA: Raja Salman Murka, Arab Saudi Tebar Ancaman Gila
“Serangan udara dimulai sebagai tanggapan terhadap ancaman dan kebutuhan militer. Serangan itu menargetkan pemimpin teroris," ungkap laporan Sky News Arabia pada Selasa pagi (18/1/2022).
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News