
GenPI.co - Amerika Serikat pada Selasa (26/10) kembali melontarkan kecaman keras ke Israel yang adalah negara sekutunya.
Kecaman tersebut setelah Israel bener memperluas permukiman Yahudi di Tepi Barat yang didudukinya.
AS menyebut tindakan itu merusak masa depan perdamaian antara Israel dan Palestina.
BACA JUGA: Deklarasi Israel di Tepi Barat Bikin Uni Eropa Murka
"Kami sangat risau terhadap rencana pemerintah Israel untuk menambah ribuan unit permukiman besok, Rabu, yang banyak di antaranya berada di Tepi Barat," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price saat acara jumpa pers.
"Kami sangat menentang perluasan permukiman, yang betul-betul tidak sejalan dengan upaya untuk menurunkan ketegangan dan menjaga ketenangan, dan langkah itu merusak prospek penyelesaian dua-negara," kata Price.
BACA JUGA: Serangan Siber Hantam Iran, BBM Bersubsidi Lumpuh, Rakyat Murka
Kedutaan Israel di Washington belum menanggapi permintaan untuk berkomentar.
Israel pada Minggu (24/10) menerbitkan tender pembangunan 1.300 rumah baru di Tepi Barat yang diduduki Israel.
BACA JUGA: Komunitas Intelijen Kuak Ancaman ISIS-K, AS dalam Bahaya
Otoritas Israel juga diperkirakan akan membahas proposal mengenai pembangunan 3.000 rumah lainnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News