
GenPI.co - Militer Israel menjatuhkan seleberan yang berisi ancaman kepada tentara Arab Suriah yang dituduh bekerja sama dengan Hizbullah.
Israel juga secara eksplisit menyebut operasi yang bekerja untuk kelompok teroris di Dataran Tinggi Golan, hanya beberapa jam setelah melakukan serangan udara di daerah tersebut.
Pamflet-pamflet itu dijatuhkan dari pesawat tak lama setelah Israel dituduh oleh sumber-sumber oposisi menyerang sasaran milik Hizbullah yang disebut "File Golan" di dekat al-Ba'ath dan al-Krum di provinsi Quneitra, Suriah selatan.
BACA JUGA: Iran Dituduh Dalangi Serangan Drone ke Pos Terdepan Militer AS
Kantor berita Suriah SANA kemudian mengonfirmasi serangan itu dalam sebuah berita.
“Pasukan pendudukan Zionis melakukan agresi baru di wilayah selatan saat fajar hari ini, sebagai bagian dari agresi berulang mereka terhadap kesucian dan kedaulatan wilayah Suriah,” tulis SANA.
BACA JUGA: Makin Kuat, Taliban akan Membentuk Angkatan Bersenjata yang Baru
Sumber yang dikutip oleh SANA menambahkan, “Suriah menegaskan hak dan kemampuannya untuk menanggapi serangan ini dan mengekang kecenderungan agresif otoritas pendudukan.”
Sumber oposisi Suriah mengatakan bahwa di antara target serangan adalah kantor Bashar Hussein, komandan Perusahaan Pengintaian dan Pengamatan di Brigade ke-90 di Tentara Arab Suriah.
BACA JUGA: Kuak Plot Licik Pangeran MBS, eks Pejabat Intelijen Saudi Diburu
Hussein adalah salah satu orang yang disebutkan dalam selebaran yang memperingatkan petugas SAA agar tidak bekerja dengan Hizbullah.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News