
GenPI.co - Nasib seorang penerjemah Afghanistan yang membantu menyelamatkan Presiden AS Joe Biden di Afghanistan pada 2008 tahun lalu hampir apes sebelum berhasil dievakuasi dari negara itu.
CNN Internasional melaporkan pada Senin (11/10) dia dievakuasi bersama keluarganya setelah berusaha pergi setelah pengambilalihan Taliban.
Penerjemah, yang diidentifikasi sebagai Aman Kahlili, diselamatkan dari Afghanistan oleh Departemen Luar Negeri AS dan LSM Human First Coalitio.
BACA JUGA: Soal Tindakan Militer Israel Terhadap Iran, ini Kata Eks Menlu AS
Dia dan keluarganya dibawa ke Pakistan bersama keluarganya, dengan kerja sama Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.
Pada tahun 2008, badai salju memaksa helikopter yang ditumpangi Biden - yang saat itu menjabat senator - mendarat darurat di pegunungan Afghanistan.
BACA JUGA: Riuh di Kawasan Gurun Tengah Iran, Ledakan Dahsyat Bikin Geger
Selain Biden, di helikopter itu ada dua senator lain yakni Chuck Hagel dan John Kerry serta ajudan mereka masing-masing.
Wall Street Journal melaporkan pada Agustus silam, Khalili yang menggunakan nama alias Mohammed meminta Biden untuk membalas budi dengan menyelamatkannya.
BACA JUGA: Pemimpin G20 Turun Tangan, 1 Miliar Euro untuk Rakyat Afghanistan
Sebagai seorang Afghanistan yang bekerja untuk Angkatan Darat AS sebagai penerjemah selama 20 tahun kehadiran militer di Afghanistan, Khalili secara teknis berhak atas Visa Imigran Khusus untuk meninggalkan negara itu.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News