
Ini biasanya menghasilkan puluhan miliar dolar untuk pengecer China tiap tahun.
Biro Manajemen Darurat provinsi menyebut, keadaan China kian parah lantaran tambang baru bara nasional juga bermasalah.
Ada hujan lebat yang memaksa penutupan 60 tambang batu bara di provinsi Shanxi.
BACA JUGA: China Gahar Pol! Pasukan Khusus Latihan Pendaratan Dekat Taiwan
Provinsi itu adalah pusat pertambangan batu bara terbesar di China. Seperempat dari produksi emas hitam Negeri Panda dihasilkan di sana.
BACA JUGA: Taiwan Enggan Tunduk ke China Bikin Xi Jinping Murka
Hal sama juga dilaporkan media keuangan setempat Securities Times. Provinsi Shanxi yang menempati urutan ketiga produksi batu bara China mengalami hujan lebat dan tanah longsor yang merugikan operasi tambang lokal.
Hal ini membuat harga batu bara terma berjangka, terutama untuk menghasilkan listrik, melonjak ke level tertinggi sepanjang Senin (11/10/2021).
BACA JUGA: China Meradang, Pidato Presiden Taiwan Bisa Picu Perang
Harganya naik dua kali lipat sepanjang tahun ini, sebanyak 12% menjadi 1.408 yuan (USD 219) per metrik ton.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News