
GenPI.co - Presiden China Xi Jinping murka. Pidato Presiden Taiwan Tsai Ing Wen dianggap sangat melukai. Dalam pidatonya, Tsai Ing-wen enggan tunduk pada China.
Taiwan malah terang-teranagan menantang China. Tekanan Beijing malah balik digunakan untuk menguatkan kedaulatan Taiwan.
Presiden Xi dan Tsai terus saling serang melalui pidato masing-masing. Xi menegaskan akan mengejar unifikasi China-Taiwan dengan cara damai.
BACA JUGA: Presiden Taiwan Tak Takut, Desakan China Dibalas Pernyataan Keras
Namun, Tsai langsung mementahkan keinginan Beijing. Tsai mengatakan negaranya tak mencari konfrontasi militer dengan siapa pun, termasuk China.
Namun, Tsai bersumpah Taipei akan melakukan apa pun untuk mempertahankan kedaulatan dan kebebasan di Taiwan.
BACA JUGA: Xi Jinping Kirim Warning Keras, China vs Taiwan Kian Panas
"Semakin banyak yang kami capai, semakin besar tekanan yang kami hadapi dari China. Tidak ada yang bisa memaksa Taiwan untuk mengambil jalan yang telah ditetapkan China kepada kami," tutur Tsai saat memperingati Hari Nasional Taiwan di Taipei, Minggu (10/10).
Pernyataan itu diutarakan Tsai setelah Presiden China Xi Jinping, bersumpah akan mengejar penyatuan kembali China dengan Taiwan dengan cara damai.
BACA JUGA: Taiwan vs China Siap Perang Besar, Mana yang Lebih Hebat?
"Kami berharap bisa memulihkan hubungan dengan Beijing. Itu bukan menjadi ilusi bahwa rakyat Taiwan akan tunduk pada tekanan," kata Tsai seperti dikutip AFP.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News