
Beberapa hari kemudian, orang-orang bersenjata tak dikenal menembaki rumahnya di Dura, dekat Hebron.
Pada Kamis pagi, anggota dinas keamanan Otoritas Palestina menggerebek rumah tempat dia tinggal.
Menurut keluarganya, petugas menelanjangi Banat, menyemprotkan gas merica ke matanya, sebelum “memukulnya dengan kejam” dan menyeretnya pergi.
BACA JUGA: Media Israel Sebut Serangan di Fasilitas Nuklir Iran Akibatkan...
Dua jam kemudian, keluarganya mengetahui bahwa Banat telah meninggal.
Otoritas Palestina mengatakan akan melakukan penyelidikan penuh dengan perwakilan dari keluarga dan kelompok hak asasi manusia.
BACA JUGA: Akses Gaza masih Dibatasi, Hamas dan Sekutunya Lontarkan Ancaman
Kematiannya memicu kemarahan luas di kalangan warga Palestina, yang menyebabkan protes yang jarang terjadi di Ramallah pada hari Kamis.
Pemakaman Banat diadakan di Hebron selatan. Ribuan orang memadati masjid, dengan banyak lainnya berkumpul di luar.(*)
BACA JUGA: Presiden Joe Biden Bersumpah, ini Soal Ribuan Warga Afghanistan
Simak video menarik berikut:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News