
Muhammad, seorang guru dari Silwan yang tidak ingin nama lengkapnya dipublikasikan, juga bersumpah akan membalas perlakuan Israel.
Dia menerangkan bahwa Israel membuat hidup sangat sulit bagi orang-orang Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki dengan penangkapan massal, serangan malam hari yang tidak pandang bulu, dan pos pemeriksaan di sekitar kota.
"Saya mengkhawatirkan keluarga saya dan tidak akan mengizinkan anak-anak saya, terutama putra saya, berjalan kaki jauh, jadi saya bersikeras untuk mengantar mereka kemana-mana. Kami bersumpah akan mengahncurkan Israel," tuturnya.(*)
BACA JUGA: Israel Tembak Remaja, Otoritas Palestina dan Fatah Kompak...
Lihat video seru ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News