
GenPI.co - Pihak berwenang di Republik Demokratik Kongo telah mendesak penduduk kota timur Goma untuk mengungsi setelah gunung berapi yang menghadap ke daerah itu meletus.
Lava dari Gunung Nyiragongo mendekati bandara Goma, ketika ribuan penduduk yang membawa kasur dan barang-barang lainnya melarikan diri dari kota perbatasan dengan berjalan kaki yang banyak yang menuju perbatasan dengan Rwanda.
BACA JUGA: Corona dan Lockdown di Mana-mana, China Jadi Merana
Sebelumnya, letusan terakhir Nyiragongo pada tahun 2002 menewaskan 250 orang dan menyebabkan 120.000 kehilangan tempat tinggal.
Ini adalah salah satu gunung berapi paling aktif di dunia dan dianggap salah satu yang paling berbahaya.
"Rencana evakuasi untuk kota Goma telah diaktifkan," kata Menteri Komunikasi Patrick Muyaya dalam keterangannya, seperti dilansir dari Reuters, Senin (24/5/2021).
Rencana tersebut diaktifkan setelah pertemuan darurat di Kinshasha.
Sementara, Presiden Felix Tshisekedi akan mempersingkat perjalanan ke Eropa untuk kembali ke Kongo.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News