.webp)
“Jika ada Neraka di Bumi, itu adalah nyawa anak-anak di Gaza,” sebut Guterres dalam Majelis Umum PBB.
Gencatan senjata antara Hamas dan Israel memang sudah diumumkan. Tapi kerusakan yang terjadi setelah agresi militer Israel berdampak panjang.
"Sangat terkejut dengan pemboman udara dan artileri oleh pasukan Israel di Gaza,” tambah Guterres.
Tunisia, salah satu anggota Dewan Keamanan PBB, mengkritik Israel terkait pembunuhan anak-anak dalam serangannya di Jalur Gaza.
“Berapa banyak anak yang akan kehilangan nyawanya ?” ujar Menteri Luar Negeri Tunisia Othman Jerandi.
BACA JUGA: Militer Palestina Pasti Kalah, Kekuatannya Didikte Israel
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mempertahankan pendapat bahwa Israel adalah satu-satunya pihak yang bertanggung jawab.
Berbicara selama sesi Majelis Umum PBB tentang situasi di Israel dan Palestina, Cavusoglu mengatakan kesalahan harus dilimpahkan di tempatnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News