
GenPI.co - Setelah memutuskan keluar dari Suriah dan membawa pasukan mereka ke Irak, Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk kembali masuk ke negara tersebut dengan alasan menjaga kilang minyak.
Rusia menyebut aksi AS tersebut sebagai 'perilaku bandit’.
Lembaga kemanusiaan Syrian Observation of Human Right memantau, pergerakan lebih dari satu lusin kendaraan militer dan pasukan tempur AS di timur laut Suriah. Konvoi kendaraan itu mengarah ke wilayah kaya minyak Deir az-Zour.
Menteri Pertahanan AS, Mark Esper menyebut pergerakan itu bertujuan untuk mencegah tambang dan kilang minyak jatuh ke tangan ISIS.
BACA JUGA: AS Deteksi Tempat Penerbangan Drone Penembak Kilang Minyak Saudi
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News