
GenPI.co - Insinyur MIT (Massachusetts Institute of Technology) menemukan cara untuk memisahkan karbondioksida dari udara. Temuan ini diakui sebagai cara yang paling mudah dan murah untuk membersihkan udara.
Alat ini pada bagian dalamnya bertindak seperti baterai besar yang menyerap karbondioksida dari aliran udara yang melalui elektrodenya saat diisi daya. Sistem seperti ini dapat bekerja di semua kepadatan polusi, dari emisi di pembangkit listrik sampai di ruang terbuka.
BACA JUGA: Google Klaim Sudah Mencapai Fase Quantum Supremacy
Sistem ini juga membutuhkan lebih sedikit energidibandingkan dengan teknologi yang ada sekarang, seperti flue emission pada pembangkit listrik tenaga Batubara.
Teknologi ini ditemukan oleh dua insinyur MIT, Profesor T. Alan Hatton dan mahasiswa post doktoral Sahag Voskian. Mereka mempublikasikan temuannya di Jurnal Energy and Enviromental Science dengan judul 'Faradaic electro-swing reactive adsorption for CO2 capture'.
"Kami berupaya mengembangkan teknologi baru untuk menyelesaikan berbagai isu lingkungan," ujar Hatton kepada MIT News.
BACA JUGA: Peneliti Sebut Pramugari dan Dokter Gigi Profesi Paling Berbahaya
Saat beroperasi, alat ini akan berganti-ganti dari mengisi daya dan tidak mengisi daya. Saat siklus mengisi daya, udara segar berhembus melalui sistem. Selama tidak diisi daya, karbondioksida yang berhembus melalui sistem.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News