
GenPI.co - Negara bagian texas, Amerika Serikat, kembali diguncang teror penembakan di sebuah area bioskop yang ramai pada akhir pekan lalu. Pihak kepolisian setempat menolak memberitahu nama teroris yang menewaskan 7 orang tersebut.
“Saya menolak menyebut namanya,” ujar Kepala Polisi Kota Odessa Michael Gerke saat konferensi pers pada hari Minggu (1/9). Dilansir dari New York Post, Gerke mengatakan “Saya tidak akan memberikannya kepopuleran atas apa yang dia lakukan.”
Aksi teror yang dilakukan oleh orang kulit putih kerap mendapatkan pujian dari para penganut paham supremasi kulit putih. Peristiwa-peristiwa seperti itu dikatakan malah memberi ilham bagi mereka untuk melakukan teror sejenis.
Baca juga:
Akun Twitternya Diretas, Pendiri Twitter Salahkan Provider Web
Jack Ma: Kerja 12 Jam Seminggu Akan Jadi Hal Biasa
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News