
“Namun belum ditopang kebijakan yang komprehensif. Contohnya transportasi. Kalau mahasiwa difabel tidak disediakan transportasi pendukung untuk sekolah, kan ya percuma,” katanya.
Terkait hal tersebut, Slamet berharap pemerintah Indonesia lebih total lagi dalam mengimplementasikan kebijakan terkait pendidikan untuk para mahasiswa disabilitas.
Menurutnya, kebijakan pendidikan inklusi sudah cukup baik, namun masih belum diselenggarakan secara maksimal.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News