
Menurut Gary, langkah ini adalah salah satu ekspresi cinta Anda pada pasangan. Memperbaiki kesalahan adalah salah satu cara untuk meyakinkan bahwa Anda masih menyayangi dan menghargai pasangan Anda.
4. Tidak Ada Pengulangan
Pertobatan tak hanya berlaku terhadap dosa terhadap Tuhan, namun juga terhadap segala kesalahan yang telah kita lakukan. “Jelas saja, tidak cukup meminta maaf lalu kembali melakukan kesalahan Anda” kata Harriet Lerner, psikolog klinis dan penulis buku Why Won’t You Apologize?.
BACA JUGA: 3 Mitos soal Hubungan Asmara yang Tidak Usah Lagi Dipercaya
Aaron juga mengingatkan bahwa permohonan maaf yang tulus adalah sebuah komitmen, karena membuat kita mengupayakan keberhasilan dalam hubungan dan perkembangan diri.
Guna mengomunikasikan keinginan Anda untuk tidak mengulangi kesalahan, Gary menyarankan penambahan rencana aksi dalam permohonan maaf verbal Anda.
Sebagai contoh, Anda bisa tanyakan, “Aku sangat ingin mengubah perilaku ini. Maukah kamu mengingatkanku ketika aku mulai menunjukkan perilaku ini? Hal ini akan sangat membantuku untuk berubah.(*)
Lihat video seru ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News