
Valerian dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, seperti tablet, kapsul, serta larutan dalam etanol. Akar valerian juga banyak disajikan sebagai teh untuk diminum airnya.
3. Chamomile
Chamomile biasanya dikonsumsi dalam bentuk teh walau juga tersedia dalam bentuk minyak esensial dan suplemen. Chamomile mengandung zat antioksidan yang disebut apigenin.
Apigenin dapat berikatan dengan reseptor di otak yang nantinya dapat memperbaiki kualitas tidur dan mengurangi insomnia. Beberapa riset sudah membuktikan bahwa chamomile dapat meningkatkan kualitas tidur.
BACA JUGA: 4 Langkah Perbaiki Kualitas Tidur Bagi Insomnia
4. Ashwagandha
Tanaman obat ini semakin populer karena khasiat kesehatannya dan banyak dikonsumsi dalam bentuk suplemen. Ashwagandha dikategorikan sebagai adaptogen, yakni herbal yang dapat membantu tubuh mengendalikan stres.
Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada 2019, ekstrak akar ashwagandha mengandung senyawa yang berpotensi untuk merangsang tidur dan meningkatkan kualitas tidur pada pasien insomnia. Studi tersebut dilakukan dengan memberikan 300 miligram ekstrak akar ashwagandha dua kali sehari.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News