
Sebuah kedai kopi di ibu kota Aceh, Banda Aceh, melakukan penggalangan dana untuk melestarikan penyu di kabupaten Panga, Kabupaten Aceh Jaya. Kedai kopi tersebut adalah Leuser Caffee, yang berlokasi di Jalan T. Panglima Nyak Makam No.108, Banda Aceh.
Pemilik Leuser Coffee, Danurfan menjelaskan bahwa inisiatif untuk melakukan penggalangan dana tersebut tidak terlepas dari konsep konservasi yang diusung dari kehadiran usaha Leuser Coffee. Bekerjasama dengan anggota konservasi penyu Aroen Meubanja, Fanurfan menyisihkan 50 persen hasil penjualan kopi bubuk arabikanya untuk program pelestarian penyu di Panga.
"Lima puluh persen dari penjualan kopi bubuk Arabika kami dalam paket khusus akan digunakan untuk program pelestarian penyu di Panga untuk mempertahankan populasi," kata Danurfan.
Danurfan menjelaskan dana yang terkumpul dari penggalangan dana dari penjualan kopi Arabica akan dimanfaatkan untuk program pemeliharaan penyu di Panga, sehingga populasi terus terjaga.
"Pemeliharaan yang dilakukan termasuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mengkonsumsi lagi telur penyu," kata Danurfan.
Paket spesial 250 gram kopi bubuk Arabika untuk menyelamatkan penyu di Panga sibanderol dengan harga Rp75 ribu. Hingga bulan Februari 2019, Leuser Coffee telah mengumpulkan dana pelestarian penyu sebesar Rp765 juta. Sebelum inisiatif ini, kedai kopi Leuser Coffee juga mengumpulkan dana untuk menutup pengobatan untuk bayi gajah bernama Amirah.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News