
GenPI.co - Salah satu pertempuran paling sengit pada awal era 1990-an adalah Perang Teluk. Kala itu, Irak di bawah pimpinan Saddam Hussein dibombadir habis-habisan oleh Amerika dan tentara Sekutu.
Irak dihajar invasi yang dilakukannya terhadap Kuwait. Selain karena aksi Irak mengangkangi kedaulatan Kuwait, ada kisah yang menjadi salah satu hal yang juga melatari serangan skala besar AS dan sekutu terhadap negara itu.
Kisahnya mengenai seorang remaja 15 tahun yang bersaksi di depan Congressional Human Right Caucus (CHRC). Remaja itu bernama Nayirah al-Sabah.
BACA JUGA: 100 Ribu Tentara Irak Tewas Karena Remaja 15 tahun ini
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News