
GenPI.co - Telur rentan terhadap kontaminasi, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti bakteri seperti Salmonella yang mungkin terdapat pada kulit telur atau di dalam telur.
Bahkan, dalam beberapa kasus, kontaminasi juga dapat ditularkan melalui ayam yang menularkan penyakit.
Mengonsumsi telur yang terkontaminasi dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan seperti Salmonellosis, yang dapat menyebabkan gejala seperti diare, kram perut, demam, dan muntah, sehingga menimbulkan risiko kesehatan yang serius.
BACA JUGA: 4 Dampak Buruk Mengonsumsi Telur Setiap Hari
Dilansir Times of India, berikut beberapa hal yang perlu diingat saat membeli telur.
1. Retak atau Pecah
Sebelum Anda mengambil telur secara acak dari toko kelontong, selalu periksa telur apakah ada retakan atau pecah pada cangkangnya.
BACA JUGA: 3 Cara Menarik Menggunakan Putih Telur untuk Membuat Kue
Telur pecah-pecah berpotensi menjadi sarang bakteri dan meningkatkan risiko kontaminasi.
2. Kualitas Cangkang
Pilihlah telur yang cangkangnya bersih dan utuh. Hindari telur dengan noda, kotoran, atau perubahan warna abnormal pada cangkangnya, karena hal ini dapat mengindikasikan penanganan dan kontaminasi yang buruk.
3. Kemasan
BACA JUGA: Resep Salad Bayam Telur, Bikinnya Praktis dan Menyehatkan
Pastikan telur dikemas dengan benar dan disimpan di bagian toko yang berpendingin.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News