
Metode ini mendorong komunikasi yang jujur, sehingga memudahkan anak remaja untuk mengekspresikan idenya tanpa khawatir disalahpahami atau dihakimi.
3. Cinta vs kekaguman
Bantu anak remaja mengatasi kompleksitas kekaguman dan cinta. Bantu mereka dalam membedakan antara derasnya kasih sayang dan lambatnya munculnya cinta.
Tekankan pentingnya membiarkan hubungan berkembang secara organik dan menyarankan agar tidak mengambil kesimpulan yang mungkin tidak akurat dalam jangka panjang.
BACA JUGA: 5 Tips Merencanakan Perjalanan Impian ke Pegunungan Himalaya
Pengetahuan ini memberi anak remaja kemampuan untuk mengelola emosinya dari sudut pandang yang lebih membumi.
4. Memandu jalan
Bekali anak remaja dengan alat untuk mengidentifikasi hubungan yang sehat dan tidak sehat.
BACA JUGA: Ada Kesalahan Perangkat Lunak, Tesla Tarik Kembali 200 Ribu Kendaraan
Diskusikan komponen kunci dari rasa hormat, kejujuran, komunikasi, batasan, persetujuan, dan dukungan.
Bagikan pengalaman dan pembelajaran, tekankan pentingnya mencari bantuan jika mereka menghadapi tantangan atau pelecehan dalam hubungan.
BACA JUGA: Sekolah di Amerika Serikat Memasang Sensor untuk Tangkap Siswa yang Gunakan Vape
Dengan menyebarkan pengetahuan ini, orang tua memberdayakan anak remaja untuk membuat keputusan yang tepat dan membangun hubungan berdasarkan rasa saling menghormati dan pengertian. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News