
GenPI.co - Musim liburan menjadi gambaran kegembiraan dan perayaan, namun sering kali menjadi sumber stres, ketidaknyamanan, kesulitan keuangan, atau bahkan kesedihan bagi banyak orang dan keluarga.
Jadi, bagaimana cara orang tua menjalin hubungan yang lebih baik dengan anak untuk membantu membatasi perasaan stres dan berbagi secara terbuka tentang pengaruh liburan, baik secara positif maupun negatif? Berikut beberapa tipsnya, dilansir Psychology Today.
1. Contohkan Cara Berbagi Perasaan
Anak-anak sangat jeli dan sering kali dapat merefleksikan kembali perilaku orang tua.
BACA JUGA: 7 Ungkapan yang Sebaiknya Dikatakan Orang Tua Sebelum Anak Tidur
Dengan mencontohkan cara mengatasi stres selama liburan dan menunjukkan kepada anak bahwa tidak apa-apa untuk berbicara dengan orang dewasa yang tepercaya tentang perasaan, orang tua memvalidasi pengalaman stres yang normal dan memberi anak strategi untuk mengatasinya.
3. Menciptakan Lingkungan yang Menenangkan
Jika anak menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan atau membutuhkan ruang selama liburan, cobalah menciptakan ruang fisik yang menenangkan untuk mereka.
BACA JUGA: Orang Tua Perlu Tahu 5 Jenis Pola Asuh dan Dampaknya terhadap Anak
Orang tua bahkan dapat memasukkan mainan atau aktivitas favoritnya.
Melalui hal ini, orang tua memberi anak otonomi untuk mengidentifikasi kapan merasa perlu istirahat sambil meyakinkannya bahwa anak memiliki tempat yang tenang dan aman untuk dikunjungi.
3. Temukan Kegembiraan
BACA JUGA: Pinkan Mambo Menikah Lagi, Anak Ternyata Belum Merestui
Pengalaman umum selama liburan ketika orang tua merasa tidak berbuat cukup atau tidak menjadikan waktu ini cukup istimewa bagi anak.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News