
Namun, berbaring telentang terlalu lama dapat menyebabkan plagiocephaly, atau dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai "kepala peyang".
Posisi tidur miring
Posisi tidur miring bisa memengaruhi kesehatan bayi. Tidur miring memungkinkan bayi untuk bergerak dan sering tidur tengkurap. Hal ini membuat perut bayi tertekan.
BACA JUGA: Strategi Penting Pemberian MPASI untuk Bayi yang Harus Bunda Ketahui
Nah, hal itulah yang sangat meningkatkan risiko Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS), karena perut dan dada tertekan, sehingga bayi sulit bernapas.
Posisi tengkurap
BACA JUGA: Rudal Rusia Hantam Rumah Sakit di Ukraina, Bayi baru Lahir Tewas
Posisi tidur ini masih diperdebatkan. Pasalnya, menurut statistik, sindrom kematian bayi mendadak sering terjadi pada bayi yang tidur tengkurap.
Sindrom kematian bayi mendadak sebagian besar disebabkan oleh wajah bayi yang menempel dengan bantal.
BACA JUGA: 3 Jenis Makanan Sebaiknya Diberikan kepada Bayi Saat Tumbuh Gigi
Secara tidak langsung membuat bayi rentan mengalami gangguan pernapasan. Kondisi ini disebabkan karena bayi tidak mendapatkan oksigen yang cukup. (hellosehat)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News