
GenPI.co — Pengolahan sampah yang kian menumpuk di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah, hingga akhirnya perusahaan pengelolaan sampah Waste4Change memecahkan solusi ini. Mereka menyediakan layanan dropbox sampah bagi masyarakat.
"Kita ada dropbox sampah yang memang disediakan untuk masyarakat," kata Hana Nur Aulia dari Waste4Change saat dihubungi di Jakarta, Jumat, seperti yang dikutip media ANTARA.
Saat ini, Waste4Change memiliki sekitar 200 dropbox sampah yang ada di lima wilayah administrasi Jakarta dan Bekasi. Dropbox sampah tersebut, bisa digunakan oleh masyarakat untuk menitipkan sampah-sampah yang dapat didaur ulang, misalnya sampah plastik, kertas, kaca, logam dan sampah kemasan.
Baca juga:
Komunitas Zero Waste Adventure Ajak Pejalan Kaki Kurangi Sampah
Leonardo Dicaprio Unggah Foto Lautan Sampah Bantar Gebang Bekasi
Sampah-sampah yang dititipkan di dropbox biasanya dipilah terlebih dahulu oleh masyarakat sebelum akhirnya dititipkan. Sampah yang sudah dititipkan di dropbox kemudian dibawa ke rumah pemulihan material milik Waste4Change untuk dipilah lagi untuk kemudian dikirim ke perusahaan rekanan lalu didaur ulang.
Waste4Change dapat menampung sebanyak sekitar 13 ton sampah per hari dari penyediaan dropbox ini. Dari 13 ton sampah yang mereka kumpulkan, 15 sampai 20 persen di antaranya adalah sampah plastik. (ANT)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News