
GenPI.co - Gastroesophageal reflux disease (GERD) tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi bisa juga dialami anak-anak.
GERD bisa terjadi karena kondisi kesehatan memengaruhi cara kerja sfingter atau katup esofagus, yakni di bagian bawah kerongkongan (LES).
LES adalah otot bagian bawah kerongkongan yang bisa terbuka agar makanan bisa masuk ke perut. Ketika LES terlalu sering terbuka, asam lambung bisa naik ke kerongkongan.
BACA JUGA: Kopda Muslimin Otak Pembunuh Istri Tewas di Rumah Orang Tua
Proses tersebut bisa menyebabkan mulas dan muntah.
Pada umumnya, setiap orang pasti pernah mengalami refluks. Kalau pernah bersendawa dan ada rasa asam di mulut, itu adalah refluks.
BACA JUGA: Pentingnya Quality Time untuk Ciptakan Bonding Orang Tua dan Anak
Anak-anak yang merasakan refluks akan mengeluhkan rasa tidak enak di mulut.
Anak bayi cenderung memiliki refleks LES yang lemah sehingga tetap rileks ketika harus menutup.
BACA JUGA: Disuruh Menikah oleh Orang Tua, Wanita China ini Kejang-kejang
Ketika mencerna makanan atau susu, LES akan terbuka dan ini membuat isi lambung naik kembali ke kerongkongan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News