
GenPI.co - Kucing dan anjing merupakan hewan peliharaan yang menggemaskan. Namun, memelihara anabul alias anak bulu tersebut ada risiko bagi kesehatan.
Bulu-bulu anabul ini bisa mempengaruhi kesehatan kita apabila tida waspada kebersihan.
Seperti ibu hamil dan orang yang mengidap penyakit autoimun rentan terdampak akibat bulu anabul.
BACA JUGA: 10 Oknum TNI Terlibat Kasus Kerangkeng Manusia, Andika Tegas
Berikut beberapa penyakit yang bisa disebabkan oleh bulu anabul:
1. Reaksi alergi
Alergi terhadap kucing dan anjing, sentuhan atau berdekatan dengan kedua binatang ini dapat memicu reaksi.
BACA JUGA: Jadwal Pencairan Gaji ke-13 PNS, Cek Rekening
Dengan ditandai bersin-bersin, batuk , mata gatal dan berair , hidung meler atau mampet , kelopak mata bengkak dan tampak kebiruan , serta rasa gatal pada hidung , langit-langit mulut atau tenggorokan.
Pada penderita asma, ada bahaya tersendiri yang muncul dari memelihara kucing. Seperti sesak nafas , dada terasa sesak dan nyeri, gangguan tidur akibat sesak nafas.
2. Penyakit cakar kucing
BACA JUGA: 4 Pantangan Ibu Hamil Pada Trisemester Pertama, Jangan Remehkan!
Banyak sekali yang terkena cakaran kucing lalu mendiamkan hingga kering dan hilang dengan sendirinya.
Namun, tahukah anda bahwa cakaran kucing juga bisa menimbulkan penyakit salah satunya cat scratch disease.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News