
GenPI.co - Seniman Eros Djarot buka-bukaan tentang cara mendapatkan inspirasi ketika menggarap album Badai Pasti Berlalu.
Eros Djarot mengaku tidak hanya menonton film yang sudah selesai dikerjakan ketika dirinya menggarap musik album itu.
Dia juga terlibat selama proses syuting agar memahami lebih dekat curahan emosi dan perasaan yang ditampilkan film Badai Pasti Berlalu.
BACA JUGA: Ernest Prakasa Sempat Cemas Terlibat dalam Film Kaka Boss
“Saya dari umur 19 hidup saya di Eropa sehingga individunya berbeda," kata Eros Djarot beberapa waktu lalu.
Eros Djarot mengaku lebih mudah mendapatkan imajinasi setelah merasakan langsung perasaan dan interaksi romansa seperti yang diinterpretasikan film Badai Pasti Berlalu.
BACA JUGA: Arie Kriting Ubah Stigma Orang Timur via Film Kaka Boss
Selain itu, Eros Djarot juga mengaku lebih mudah mendukung penyampaian emosi sebuah adegan di dalam film tersebut.
"Pada saat saya menciptakan itu, saya bermain dengan imajinasi saya, dengan patokan tidak boleh melebihi emosi yang ada,” kata Eros Djarot.
BACA JUGA: Review Film Horor Indonesia: Thaghut Batas Tipis Spiritualitas dan Ajaran Sesat
Eros Djarot mengaku pada saat itu dirinya lebih berfokus mentransformasikan perasaannya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News