
Keseriusan animasi Hoala dan Koala dalam memberikan sajian istimewa pada anak-anak bisa dilihat dari proses penggarapannya yang juga memasukkan unsur-unsur budaya Indonesia di dalamnya.
Sisi lain, banyak musisi internasional yang terlibat, serta banyak sekali alat musik unik yang dipakai dalam penggarapan album-album Hoala dan Koala ini seperti saxophone, terompet, double bass, trombon, klarinet, cello, harpa hingga instrumen etnik Indonesia seperti gamelan dan angklung.
"Kami ingin membuktikan bahwa tak selamanya musik anak adalah musik sederhana dengan konsep yang juga sederhana. Kami percaya kualitas vokal yang kami tampilkan dalam Hoala dan Koala merupakan kualitas vokal yang bisa disandingkan dengan musik di luar genre anak-anak," jelas Rendyadi Amnar.
BACA JUGA: Mendengarkan Musik Ampuh Atasi Gangguan Mental Saat Pandemi
Adapun, Hoala dan Koala digambarkan sebagai sahabat yang gemar bernyanyi.
Mereka juga ditemani oleh beberapa karakter lain seperti Ayah dan Ibu dari Hoala, serta karakter pendukung seperti miss Jeruk, Rubin si rubah, Lincul di ular, Burhan si burung hantu, Bu Aya si buaya, Serigili si serigala, Om Ping si harimau dan Om Bre si singa.
BACA JUGA: Usai Rilis Single Kedua, Nadila Makin Percaya Diri Bermusik
Dari total ada 12 karakter yang ada di animasi tersebut, hampir semuanya bisa bernyanyi.
Hal itu diharapkan bisa menghibur bukan hanya anak-anak, tapi juga orangtua yang mendampingi anak-anak mereka.
BACA JUGA: Top! 3 Musisi Indonesia Terlibat Pembuatan Musik di Film Marvel
Hoala dan Koala menjangkau pasar yang luas dengan hadir di berbafai banyak platform digital seperti YouTube, Instagram, TikTok, Spotify, Apple Music, Twitter dan Soundcloud.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News