
Perjanjian ini menjanjikan "lingkungan bisnis kelas satu" yang akan melindungi hak dan kepentingan investor asing dan membuat orang-orang dari tempat lain lebih nyaman untuk tinggal di China.
Perjanjian ini juga menjanjikan akses pasar yang setara dan dukungan bagi perusahaan swasta dan perusahaan milik negara serta "koordinasi internasional" yang lebih baik terhadap kebijakan ekonomi.
Namun reformasi tersebut juga memberikan prioritas lebih tinggi pada keamanan nasional, kata Xi.
BACA JUGA: Hongaria Hadapi Kritik dari Uni Eropa Gegara Kunjungan ke Rusia dan China
Hal itu mungkin akan menjadi masalah bagi perusahaan asing yang beroperasi di China yang mengatakan bahwa definisi yang semakin luas tentang apa yang dapat memengaruhi keamanan nasional menimbulkan risiko serius bagi operasi dan karyawan mereka. (*)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News