UMKM Yogyakarta Hidup dan Menghidupi

UMKM Yogyakarta Hidup dan Menghidupi - GenPI.co
Para pelaku UMKM ini mencoba menciptakan ciri khas masing-masing. Ilustrasi pelaku UMKM. Foto: ANTARA FOTO/Umarul Faruq/hp

Belum lagi soal hotel di pedesaan yang punya fasilitas bagus dan dilengkapi akses serta transportasinya.

Kafe atau restoran menawarkan sensasi berbeda lengkap dengan nuansa dan atmoster yang unik.

Mereka bahkan bisa dibilang stand by media sosial untuk pemesanan tempat. Sangat wajar ketika tempat di pelosok, seperti Kopi Klotok di Sleman; Yogyakarta; dan Kopi Lumbung Mataram di Banguntapan; Bantul; jadi waiting list gegara viral di media sosial.

BACA JUGA:  Bisnis UMKM Melejit, BUMN dan Kemenparekraf Genjot Digitalisasi Legit

Mungkin kalau sekarang mereka mengeluh, alasannya, ya, karena kebanjiran pesanan pelanggan. Namun, itu jauh lebih baik dari pada mengeluh karena pandemi 2 tahun lalu.

Semua senyum ini dimulai dari satu jentikan jari di gawai dengan akses internet.

BACA JUGA:  Jualan Pisang Cokelat, Atun Dapat Omzet Bisnis Belasan Juta Sebulan

Itu cerita bagaimana digital bisa menghidupkan kembali kejayaan berjualan dari mana saja setelah badai pandemi. Mungkin ada cerita kebangkitan UMKM di kota lain? (Bertin Akbarisa)

Kalian wajib tonton video yang satu ini:

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya