
GenPI.co - Perkembangan teknologi digital saat ini mengharuskan seluruh pihak untuk terus beradaptasi dalam menghadapi perubahan.
Peran teknologi sudah mendisrupsi banyak kehidupan manusia di segala aspek termasuk aspek ekonomi.
Namun, ternyata berdasarkan temuan hasil riset Pusat Riset Ekonomi Makro Keuangan (PREMK) BRIN pada 2021, terdapat kesenjangan yang cukup besar antara usaha skala besar dan mikro kecil dalam memanfaatkan teknologi digital.
BACA JUGA: Telkom-ITDRI Lakukan Transformasi Digital di Sektor Perikanan Lewat BEN Campus
Selain itu, usaha mikro kecil belum banyak dapat diakses karena isu infrastruktur, literasi teknologi, dan ketersediaan teknologi.
Literasi dan adopsi teknologi menjadi hal yang penting dilakukan karena mengingat pemanfaatan teknologi akan menentukan tingkat produktivitas dan daya saing baik di nasional maupun internasional.
BACA JUGA: Telkomsel dan PT Freeport Indonesia Terapkan 5G Underground Smart Mining
Kepala Pusat Riset Ekonomi Makro dan Keuangan BRIN Dr. Zamroni mengatakan teknologi saat ini masih dipahami dalam proses untuk mengembangkan ekonomi di sisi hilir, namun masih lemah di sisi hulu.
"Aspek produktivitas jadi hal yang penting untuk dikaji yang bisa meningkatkan perekonomian Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (27/11/2022).
BACA JUGA: Telkomsel Punya Paket InternetMAX, Internetan dan Nonton Jadi Lebih Seru
Dia juga menyampaikan harapannya dan meyakini kolaborasi riset yang akan dilakukan nantinya dapat memberikan kontribusi yang real bagi masyarakat dalam upaya mendukung ekonomi di Indonesia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News