
"Padahal, saat membangun startup, owner-nya tentu sudah menetapkan biaya marketing dengan jelas. Kalau begitu, sebenarnya tidak bisa disebut burning money," tuturnya.
Jupaka menilai bubble burst di lingkungan startup terjadi karena si owner menganggap bisnis sebagai komoditi, bukan passion.
Oleh karena itu, dia mengatakan ketika terjadi sesuatu, mereka langsung membakar uang marketing tanpa perhitungan.(*)
BACA JUGA: Peringatan Untuk Para Startup, Harus Segera Buat Strategi
Video viral hari ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News