
GenPI.co - Pemberdayaan pegiat bambu yang dilakukan Yayasan Bambu Lestari kini sudah merambah produk bernilai ekonomi tinggi.
Business Finance Analyst Yayasan Bambu Lestari Ade Yulianti mengatakan pemberdayaan tersebut awalnya bertujuan untuk menjaga lingkungan.
Namun, lambat laun bisa untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
BACA JUGA: Wagub Riza Bicara Penggunaan Bambu untuk Formula E, Tajam
Ade menjelaskan pihaknya kini mencoba untuk fokus pada pemberdayaan dari hulu ke hilir.
"Hulunya itu mulai proses pembenihan, pembibitan, kepompong, hingga kapasitas building dari mama-mama bambu," ucapnya kepada GenPI.co di Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Senin (6/6).
BACA JUGA: Wajah JIS Bakal Makin Sempurna, Warga Bambuan Siap Direlokasi
Ade menyebut untuk hilirnya mengubah bambu tersebut menjadi produk-produk yang menghasilkan nilai ekonomi.
"Salah satunya ada sepeda dari bambu yang bekerja sama dengan Spedagi," terangnya.
BACA JUGA: Kue Putu Bambu, Jajanan Tradisional yang Tetap Eksis
Penjualan produk bambu tidak hanya berfokus di pasar dalam negeri saja, tetapi juga merambah pasar internasional.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News