
GenPI.co - Indeks harga saham gabungan (IHSG) masuk zona hijau pada perdagangan, Kamis (19/5).
Pada pembukaan perdagangan, IHSG merosot ke 6.677 dan akhir sesi pertama menguat 0,35 persen menjadi 6.816.
Associate Director Of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus menuturkan nilai transaksi dari perdagangan itu mencapai Rp 10 triliun.
BACA JUGA: Prediksi IHSG: Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Koleksi Saham BBNI
Dia menyatakan IHSG cenderung menguat sementara bursa regional Asia mayoritas bergerak melemah.
Hal ini seiring sikap pelaku pasar dan investor khawatir dengan potensi terjadinya perlambatan ekonomi.
BACA JUGA: Bursa Regional Semringah, IHSG Memelesat ke 6.793
Ekonomi mengalami tekanan seiring inflasi dan imbas kebijakan bank sentral di seluruh dunia dalam kebijakan monternya.
Inflasi Inggris periode April melonjak 9 persen, level tertinggi 40 tahun. Pasalnya, harga makanan dan energi melesat, meningkatkan krisis biaya hidup di negara itu.
BACA JUGA: IHSG Melaju Positif, Pelaku Pasar Respons Sikap The Fed
Pasar global terus terbebani kekhawatiran pengetatan kebijakan moneter yang agresif dan potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News