
GenPI.co - Nilai tukar rupiah di pasar spot exchange kembali melemah pada perdagangan, Kamis (19/5), pagi.
Data Bloomberg pukul 09.16 WIB menunjukkan, mata uang Garuda tertekan 41 poin atau 0,28 persen menjadi USD 14.729 per USD.
Pada pembukaan perdagangan, rupiah diperdagangkan di Rp 14.710 dari sebelumnya Rp 14.688 per USD.
BACA JUGA: Rupiah Loyo Seharian, Ditransaksikan di Rp 14.688 per USD
Dalam zona koreksi itu, rupiah melemah paling tinggi di Rp 14.730 dan terendah Rp 14.706 per USD.
Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), kurs rupiah ditransaksikan di Rp14.682 per USD dari sebelumnya Rp14.651.
BACA JUGA: Dolar AS Menggila, Rupiah Dibuat Tak Berdaya, Ampun
Ditarik dari sepekan terakhir, nilai tukar rupiah terdepresiasi 0,55 persen .
Dalam sebulan terakhir, mata uang Garuda melemah 2,32 persen, tiga bulan 2,52 persen dan transaksi setahun berjalan (year to date/ytd) 2,86 persen.
BACA JUGA: Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Memble Seharian
Tak hanya rupiah, mayoritas mata uang kawasan Asia juga mengalami koreksi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News