
GenPI.co - Nilai tukar rupiah di pasar spot exchange pada perdagangan, Senin (25/4), pagi melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Data Bloomberg pukul 09:12 WIB menunjukkan, mata uang Garuda mengalami depresiasi 94 poin atau 0,66 persen menjadi USD 14.456 per USD.
Pada pembukaan perdagangan, rupiah ditransaksikan di Rp 14.491 dari sebelumnya Rp 14.361 per USD.
BACA JUGA: Rupiah Seharian Dibuat Keok, Dolar AS Makin Kekar
Dalam zona koreksi itu, nilai tukar rupiah mengalami tekanan paling tinggi di Rp 14.493, sementara terendah Rp 14.456 per USD.
Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), kurs rupiah ditransaksikan di Rp14.361 per USD dari sebelumnya Rp14.348
BACA JUGA: The Fed Kembali Kejutkan Pasar, Nilai Tukar Rupiah Kebakaran
Analis pasar uang Ariston Tjendra memperkirakan rupiah mengalami tekanan terhadap dolar AS sepanjang perdagangan.
Hal ini menyusul sikap hawkish Federal Reserve (The Fed) yang lebih agresif menghadapi inflasi.
BACA JUGA: Mantul, Rupiah Seharian Menguat, Dolar AS Memble
The Fed dalam pertemuan mendatang diproyeksikan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 50 basis poin.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News