
Namun, akhirnya aku mencoba anggap biasa saja dan terus berusaha meyakinkan om Bima, kalau diriku serius. Saat bicara empat mata saja dia menarik hatiku, pikirannya begitu dewasa membuatku jatuh cinta.
Om Bima pun sempat pergi untuk mencari bahan kopi denganku. Awalnya aku merasa malu, tetapi kini tidak lagi.
Aku ragu, apakah om Bima memiliki perasaan yang sama atau tidak. Dari pandanganku, sepertinya om Bima selalu baik kepada semua orang, membuat aku ragu.
Kendati demkian, aku mencoba memberanikan diri untuk mengatakan cinta kepada om Bima secara langsung. Jawabannya buatku hancur lebur terkulai lemas.
BACA JUGA: Aku Terkulai Lemas Dibujuk Rayu Teman Online
Cintaku ditolak karena baginya aku belum terlalu matang untuk berpikir ke depan. Dia beralasan masih banyak kesempatan yang bisa aku peroleh tanpa dia.
Aku malu setengah mati, mungkin memang aku belum cukup dewasa. Bahkan, aku memilih untuk berhenti kerja di kedai kopinya dan memendam perasaan malu ini.(*)
Video seru hari ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News