
GenPI.co - Perkenalkan, namaku Dewa Anggara, aku akan membagikan cerita horor yang sulit aku lupa.
Cerita horor ini terjadi saat aku masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), tepatnya kelas enam.
Saat itu, aku selalu bermain sepeda pada sore hari, terkadang lupa waktu sampai malam.
BACA JUGA: Cerita Horor di Puncak Bogor, Bertemu dengan Nenek Bermata Biru
Pada satu hari, aku bermain sepeda bersama satu teman baikku bernama Adam.
Kami bersepeda mulai dari pukul empat sore sampai matahari terbenam.
BACA JUGA: Cerita Horor Menggendong Dedemit, Tubuh Terasa Sangat Berat
“Dam, sudah gelap, nih. Pulang, yuk?” ajakku.
“Sebentar, tanggung, nih, kita ke sana dahulu, ya?” jawab Adam sambil menunjuk salah satu rumah kosong dengan ukuran yang cukup besar.
BACA JUGA: Cerita Horor Diikuti Hantu Anak Kecil di Jalur Camping Gayatri
Rumah itu sudah lama kosong, kabarnya sang pemilik meninggalkan tempat itu karena ada masalah dengan tetangga.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News