
"Apa Om Leo tahu kalau tante merasakan hal ini?" sahutku.
"Tentu saja tidak. Sebab, tante takut dimarahi olehnya," jawab Tante Sabin.
Perbincangan kami ternyata sangat lama hingga tengah malam. Aku pun berusaha pamit untuk tidur.
BACA JUGA: Trauma Ditinggal Istri, Ayah Mertua Hobi Main di Belakang
Namun, Tante Sabin terlihat masih gelisah karena galau untuk berbicara dengan Om Leo.
"Joe, apa kamu nggak bisa temani tante sebentar lagi?" pintanya.
BACA JUGA: Terbiasa di Luar, Bapak Mertua Menolak untuk di Dalam Saja
"Hmm, baiklah. Aku akan menemani tante hingga lebih baik perasannya. Jadi, jangan sampai merasa sendirian, ya, tante," sahutku.
Aku pun kembali duduk di samping Tante Sabin sambil memegang tangannya.
BACA JUGA: Terpaksa Dilayani Menantu Saat Istri Pergi Dinas
Hal itu aku lakukan karena Tante Sabin mendadak meneteskan air mata.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News