Bermain Api dengan Sekretaris Seksi di Kantor, Istri Tak Curiga

Bermain Api dengan Sekretaris Seksi di Kantor, Istri Tak Curiga - GenPI.co
Ilustrasi selingkuh. Foto: Asep Wahyudin/GenPI.co

Kepada Jihan, aku katakan, meski gelora syahwat sudah naik ke ubun-ubun, aku berusaha tak akan melakukan sesuatu yang melanggar norma hukum dan agama. Ini demi kemurnian cintaku padamu.

“Cintaku murni, Jihan, rasa cinta yang tidak pernah kualami sebelumnya. Hanya olehmu aku mengenal apa itu cinta,” kataku seraya menggenggam tangannya.

“Cinta itu memang indah, mas Johan, jangan kotori ia dengan nafsu. Cinta tidak sombong, atau mementingkan diri sendiri. Ia akan menutupi segala kesalahan, cinta adalah pengorbanan dan pengorbanan kita mengendalikan nafsu jelas berakar pada cinta,” jawab Jihan.

BACA JUGA:  Azab Istri Egois, Sang Suami Direnggut Maut

“Jadi tanpa kata pun, kita sudah dapat memahaminya, karena cinta berbicara dengan seribu satu bahasa, disaat mulut membisu,” kataku.

“Tapi cinta tanpa uang akan membawa kita sengsara. Ia tak akan mati, walau badan berkalang tanah. Love is crazy, but rational, cinta itu tidak materialistik,” kata Jihan seraya tersenyum.

BACA JUGA:  Selingkuh dengan Gadis Penjual Kopi, Tuhan Turunkan Azab

Ketika kusinggung, kemungkinan hubungan kami, cepat atau lambat pasti bakal berakhir pahit karena adanya perbedaan yang tak dapat dipertemukan, Jihan justru berpendapat sebaliknya.

“Mas Johan, cinta akan menyatukan dua dunia yang berbeda, karena itu tak mengenal perbedaan. Apabila kedua dunia itu bersatu, itulah yang disebut “magic of love.”

Cinta itu jujur pada diri sendiri, dan ia selalu indah walau pun sering berakhir pahit. Cinta itu suci dan tak berkesudahan. Ia tak akan pudar, karena untuk mendapatkannya perlu waktu,” jelas Jihan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya