
"Saya minta maaf atas perlakuan Hani, ya, Ran. Dia sedang sensitif karena bisnisnya hancur dan meminta saya melunasi utangnya," ucap Pak Riza.
"Dengan alasan itu, saya kemarin memarahimu karena telat bayar. Maaf soal hal itu juga, ya," tambahnya.
Mendengar pernyataan itu, aku pun mengerti mengapa Pak Riza berlaku kasar saat meminta uang sewa kos.
BACA JUGA: Setelah Sekian Lama, Aku Ikhlaskan Kekasihku dengan Wanita Lain
Aku lantas mengaku bahwa kedatangan ke rumahnya untuk meminta keringanan dengan membayar setengah dari harga sewa.
"Saya sebetulnya khawatir melihat Pak Riza kemarin marah. Jadi, saya meminjam uang untuk membayar setengah dari harga sewa. Kedatangan saya juga ingin memberikan uang ini, Pak," kataku.
BACA JUGA: Hampir Mau di Ujung Klimaks, Tiba-Tiba Mati Lampu
Meski sedang mengalami kesulitan, Pak Riza ternyata bisa mengerti kondisi perekonomianku.
Dia bahkan memberi saran kepadaku untuk mengembalikan uang pinjaman tersebut.
BACA JUGA: Saat Hampir Klimaks Bergoyang, Tetangga Mengintip Perlahan
Sebab, dia merasa kasihan kepadaku karena harus tinggal jauh dari keluarga.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News