
GenPI.co - Pasar kripto tampil warna merah padam di kuartal kedua 2022 lantaran mengalami penurunan drastis.
Dua aset kritp terbesar, Bitcoin dan Ethereum mengalami penurunan hampir 50 persen dari penawaran tertinggi.
Harga bitcoin kini Rp 413 juta dan Ethereum rontok menjadi Rp 28 jutaan.
BACA JUGA: Kripto Amburadul, CEO Indodax Beri Pesan Penting ke Investor
CEO Indodax Oscar Darmawan membongkar alasan pasar kripto yang mengalami bearish atau disebut kondisi buruk.
Menurut dia, penurunan harga kripto terjadi karena aksi jual yang lebih banyak daripada pembelian.
BACA JUGA: Aset Kripto Masih Kebakaran, Ini Bocoran Gerak Bitcoin dan Solana
"Jadi, para investor cenderung banyak yang menjual aset kripto dari pada yang beli," ucap Oscar kepada GenPI.co, Jumat (13/5).
Oscar menjelaskan investor besar atau biasa disebut whales banyak menjual aset kripto karena menghindari inflasi di Amerika Serikat
BACA JUGA: Pintu Bagi-bagi Cuan Gratis Bitcoin
Menurutnya, hal itu diperkuat dari kebijakan kenaikan suku bunga The Fed.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News