
GenPI.co - Beberapa waktu belakangan kampanye fashion ramah lingkungan (sustainable) gencar didengungkan untuk mendukung ekosistem alam.
Pakaian pun kini dibuat dengan bahan yang dapat digunakan dalam jangka panjang. Sehingga sampah fashion dapat ditekan.
BACA JUGA: Tak Ada Background Seni, Wahyu Agung Sukses Bangun Rumah Produksi
Berangkat dari isu inilah, Aliya Amitra mendirikan marketplace Tinkerlust sejak 2015.
Adapun konsep yang ia ingin tawarkan adalah menjual barang-barang bekas atau preloved dari merek fashion ternama yang masih memiliki nilai jual tinggi.
"Tinkerlust ingin menciptakan ruangan fesyen yang lebih sustainable lewat kolaborasi dengan brand lokal yang memiliki koleksi ramah lingkungan," ungkap Aliya kepada GenPI.co beberapa waktu lalu.
Bersama rekannya, Samira Shihab, ibu dua anak ini lebih fokus untuk menggarap fashion wanita.
Menurut dia, selama ini para penikmat fesyen jarang yang memahami dampak dari limbah mode bagi lingkungan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News