
GenPI.co - Pandemi covid-19 membuat sejumlah sektor usaha menjadi terpuruk, salah satunya adalah usaha jasa wedding.
Mereka harus menghentikan bisnisnya secara mendadak akibat larangan menggelar pesta pernikahan.
BACA JUGA: Lawan dengan Karya, Smartfren Hadirkan Masker Unlimited Netijen
Hal ini tentu saja menjadikan persoalan baru dan ada pihak yang dirugikan seperti vendor dan customer.
Mandeknya bisnis ini turut dialami oleh Indah Fajarwati, pemilik Zayn Wedding. Ia harus memutar otak untuk mendapatkan penghasilan lain agar bisa bertahan hidup di tengah pandemi.
“Selama PSBB kemarin saya tutup 3 bulan dan memang tidak ada pemasukan dari sana,” ujar Indah kepada Genpi.co, Selasa (16/6/2020).
Selain mengalami kepahitan karena terpaksa menghentikan usahanya, ia juga dituntut oleh konsumen agar mengembalikan uang muka yang sudah dibayarkan.
Indah menyebut, event wedding yang digarap hingga sampai tanggal 15 Maret 2020 tidak bisa dilangsungkan. Maka untuk bertahan hidup, Indah harus banting setir dengan berjualan timun suri.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News