Harga Emas Ngegas Lagi, Ada Apa Gerangan?

Harga Emas Ngegas Lagi, Ada Apa Gerangan? - GenPI.co
Logam mulia (foto: Pixabay)

GenPI.co - Setelah tiga hari menurun, yaitu pada penutupan perdagangan 15-17 April 2020, harga emas kembali ngegas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di Bursa Comex New York Mercantile Exchange pada penutupan perdagangan Senin (20/4/2020) atau Selasa pagi WIB, naik USD 12,4 atau 0,73 persen menjadi USD 1.711,2 per troy ounce.

“Sentimen negatif (di aset berisiko) berhasil mengangkat kembali harga emas ke kisaran USD 1.700 per troy ounce semalam,” kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra kepada GenPI.co, Selasa (21/4/2020).

BACA JUGA: Bursa Saham 21 April 2020, UNVR dan 5 Saham Lainnya Direkomendasi

Sentimen negatif membayangi pergerakan harga aset berisiko pagi ini. Indeks saham Asia terlihat tertekan.

Di penutupan perdagangan Senin atau Selasa pagi, indeks di Bursa Saham AS juga tertekan yaitu Dow Jones turun 2,44 persen, S&P 500 melemah 1,79 persen, dan Nasdaq anjlok 1,03 persen.

“Ini karena penurunan harga minyak kontrak Mei yang akan kadaluwarsa hari ini. semalam turun di bawah nol karena banyak trader menolak menerima pengiriman minyak fisik, akibat tidak adanya tempat penyimpanan yang kosong,” ujar Ariton.

Penurunan harga minyak ini, ujarnya, mengindikasikan ekonomi global masih tertekan karena wabah virus corona. 

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya