
GenPI.co — Masyarakat Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, ramai merayakan tradisi ngalaksa atau upacara adat untuk mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas keberhasilan hasil panen pertanian ladang huma.
"Kita tahun ini hasil pertanian panen padi huma cukup baik dibandingkan tahun lalu," kata Samad (45), warga Baduy saat merayakan ngalaksa yang dipusatkan di Kampung Cibengkung Desa Menteng Jaya Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak, Minggu.
Perayaan tradisi ngalaksa yang dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat Badui cukup ramai.
Baca juga: Seru! Seba Baduy, Prosesi Antar Hasil Bumi ke Gubernur Banten
Bahkan, warga Baduy memadati 15 rumah warga Kampung Cibengkung sambil duduk-duduk menunggu perayaan ngalaksa hingga membuat daun janur aren untuk dijadikan simbol pendataan jiwa (sensus).
Perayaan tradisi ngalaksa dipusatkan di rumah Dangka seorang kokolot atau tetua adat Badui.
Baca juga: Dongkrak Wisatawan, Plaza Terbuka Di Perbatasan Baduy Siap Dibangun
Mereka warga Baduy juga mendapat makanan laksa yang terbuat dari tepung beras dan mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan yang diberikan dari hasil pertanian ladang huma.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News